Ketua LBHI-PERS Kalbar mengucapkan Belasungkawa terhadap 3 Oknum Polisi yang tewas dalam bertugas


Cybernews.id - Kalbar. 

Tim Investigasi Menemukan Satu Senjata Api jenis Laras Panjang sekitar 5 kilometer dari lokasi sabung Ayam


Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Eko Ayah Putra Siregar menyebut senjata berkaliber 5,56 Mm ini diduga telah digunakan pelaku penembakan ketiga Anggota Polisi yang tewas Karena ditembak oleh Oknum TNI yang kini dalam pemeriksaan dari pendalaman kasus 


Hasil olah TKP, Polisi menemukan 13 Selongsong proyektil peluru dengan ukuran berbeda antara lain 8 Butir  peluru Kaliber 5,56 Mm, 3 Butir kaliber 7,62 Mm dan 2 butir kaliber 9 Mm 


Selongsong peluru tersebut diserahkan oleh Polisi yang melakukan olah TKP kepada Tim Laboratorium forensik (Labfor red) untuk digunakan sebagai pemeriksaan lanjutan dari kasus tewasnya 3 orang Polisi yang ditembak saat menjalankan tugas mulia untuk membasmi/Menggerebek  penyakit masyarakat judi sabung Ayam Way Kanan Lampung yang terkordinir oleh pelaku penembak yang telah membuat arang pada institusi Angkatan Darat.


Menanggapi kejadian tidak terpuji yang dilakukan oleh pelaku 2 orang oknum TNI yang tidak dapat diberikan  ampunan, atas tindak tanduknya, ya bagusnya kedua oknum pelaku penembakan itu dihukum  mati saja dengan cara ditembak, atau di gantung kah agar merasakan bagaimana sakitnya ditembak sampai gugur saja, ucap Ketua LBHI-PERS Kalbar yang sangat menaruh empati terhadap kejadian yang menewaskan Kapolsek Negara Bhatin dan masalah tudingan akan dugaan adanya masalah setoran atau jatah untuk Polisi itu hanya upaya untuk pengaburan kasus saja saya setuju dengan Kapolda Lampung  yang mengingatkan agar isu setoran itu dikesampingkan karena upaya pengaburan dari kasus Pidana yang penembakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain harus ditindak tegas tanpa pandang bulu dan mohon TNI Profesional untuk menuntaskan kasus yang jelas telah melakukan  kasus pembunuhan terhadap  3 Anggota Polisi Anumerta dan yang jelas hukum harus tegakan tanpa pandang bulu dan jangan terkesan lambat dalam penangan perjalanan kasus way kanan, membunuh itu tetap salah ya salah iyakan sesuai pepatah Hukum yang berbunyi 

"Uphold law even if the sky falls"


"(Tegakkan Hukum Meskipun Langit Runtuh)"


Jangan Hukum di Negara NKRI hanya menjadi kiasan dan hal menakutkan untuk kalangan bawah semata, tanpa ada keadilan dari tindakan biadap yang dilakukan 2 orang oknum TNI kepada 3  Anggota Polisi yang bertugas selain itu ketiga korban tewas dalam menjalankan tugasnya mereka juga merupakan bagian dari Putra terbaik Bangsa untuk itu kami ketua LBHI-PERS dan seluruh staf dan Jajaran yang tergabung di LBHI-PERS Seluruh Indonesia mengucapkan Belasungkawa seluas-luasnya atas tewasnya 3 oknum Polisi dalam menjalankan tugas semoga Almarhum ke 3 orang Anggota Polisi Anumerta tersebut dapat tempat yang layak disisi Allah SWT (T-9 Kabut Borneo)


Editor : Mitha. 

Previous
« Prev Post