BUPATI SINTANG TANDAI DIMULAINYA PEMBANGUNAN MASJID AT-TA’AWUN

By On Oktober 20, 2026



Cybernews.id - Sintang - Kalbar. 

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menandai dimulainya pembangunan fisik Masjid At-Ta’awun MTs Negeri 1 Sintang yang berada di Jalan Stadion Baning Sintang pada Selasa, 20 Oktober 2026. 




Turut hadir pada acara tersebut H. Senen Maryono Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sintang, Ketua MUI Sintang H. Edy Sunaryo, Anggota DPRD Sintang Muhammad Chomain Wahab, Forkopimda, Kepala MTs Negeri 1 Sintang dan tamu undangan.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala rasa bangganya kepada panitia pembangunan Masjid At-Ta’awun karena sudah berani memulai pembangunan fisik masjid. 

“pembangunan masjid ini dimulai dari mimpi yang berani diwujudkan. Dimulainya pembangunan fisik masjid ini, saya ibaratkan kalau kita menuju 1.000 KM, maka pasti dimulai dari satu langkah dan langkah ini sudah kita mulai dari hari ini” terang Gregorius Herkulanus Bala

“kalau melihat tokoh yang hadir disini. Maka saya yakin pembangunan masjid ini akan selesai tepat waktu. Karena kuatnya budaya tolong menolong yang diajarkan. Saya selalu menyampaikan agar kita manusia tidak menyuruh Tuhan untuk berhutang kepada kita manusia. Tetapi kita manusia yang berhutang kepada Tuhan. Dan apa yang kita lakukan dengan menolong orang lain atau membantu pembangunan masjid ini, adalah kita membalas kebaikan Tuhan kepada kita” terang Gregorius Herkulanus Bala

“membantu pembiayaan pembangunan masjid ini, ibaratkan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dari umat, oleh umat dan untuk umat. Saya yakin dengan kebersamaan ini, jadwal kapan selesai pembangunan masjid ini akan bisa dilaksanakan dengan baik.  Saya yakin kolaborasi yang diajarkan di masjid ini berguna bagi generasi muda” terang Gregorius Herkulanus Bala  . 



Asah Kemampuan Prajurit, Korem 121/Abw Gelar Latbakjatri Semester II Tahun 2026

By On Oktober 20, 2026




Cybernews.id - Sintang - Kalbar. 

Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit, Korem 121/Abw melaksanakan latihan menembak senjata ringan yang bertempat di Lapangan Tembak Yonif 642/Kapuas, Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (20/10/2026).


Kegiatan latihan meliputi menembak senjata laras panjang pada jarak 100 meter dengan tiga sikap, yaitu sikap berdiri, duduk, dan tiarap. Selain itu, prajurit juga melaksanakan latihan menembak pistol pada jarak 25 meter dengan sikap berdiri.


Latihan menembak tersebut dilaksanakan secara terarah dan terukur dengan mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, serta mengikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku dalam pelaksanaan latihan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan dasar menembak prajurit khususnya Korem 121/Abw semakin terasah, khususnya dalam meningkatkan ketepatan, ketenangan, konsentrasi, dan penguasaan senjata, sehingga dapat menunjang kesiapsiagaan serta pelaksanaan tugas di lapangan.


Latihan menembak juga menjadi bagian penting dalam pembinaan kemampuan prajurit secara berkelanjutan guna mewujudkan personel yang profesional, disiplin, terlatih, dan siap melaksanakan tugas.


Sumber : Penrem 121/Abw . 

Editor : mit. 

AW Oknum Personil Polres Melawi Terduga Penganiayaan AD Sudah Dalam Proses Propam Polres Melawi

By On Oktober 20, 2026


Cybernews.id - Melawi/Kalbar 

Humas Polres Melawi Aiptu Samsi, menyampaikan terkait penganiayaan yang di lakukan oleh saudara inisial (AW) yang  merupakan oknum personel Polres Melawi terhadap saudara AD sebagai kurban:


Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K melalui Humas Polres Melawi Aiptu Samsi mengatakan "Benar telah terjadi penganiayaan pada hari minggu sekira pukul 01.00 wib di cafe LN di Desa Tanjung Niaga.


Polres Melawi  Menyayangkan atas kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada korban beserta keluarganya dan masyarakat.


Polres Melawi berkomitmen akan menindak tegas personel yang melakukan pelanggaran sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku oleh Sie Propam Polres Melawi.


Saat ini personel telah di amankan di Rutan Polres Melawi guna pemeriksaan lebih lanjut.


Setiap perkembangan akan kami sampaikan kepada masyarakat sebagai wujud keterbukaan informasi.


Polres Melawi menghimbau dan mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi berupa foto,video mau pun pesan suara yang dapat menganggu kamtibmas yang telah terjaga kondusif saat ini.


"Mari bersama kita menjaga situasi kamtibmas kondusif, Salam jaga Melawi."pintanya.Abd.

Kapolda Kalbar Perkuat Sinergi dengan Untan melalui Program Polisi Peduli Pendidikan

By On Oktober 19, 2026


Cybernews.id - Pontianak - Kalbar. 

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., didampingi Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., Dirintelkam Polda Kalbar, dan Kapolresta Pontianak, melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan bersama Rektor dan jajaran akademisi Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Senin (19/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rektor Untan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program prioritas Kapolda Kalbar 100 Hari Polisi Bersama Masyarakat, sekaligus menggelorakan program Quick Wins dalam menciptakan ruang publik yang aman.


Dalam dialog tersebut, Kapolda Kalbar menyerap berbagai masukan dari jajaran akademisi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Sejumlah isu yang dibahas meliputi penyalahgunaan media sosial, judi online, pinjaman online, bahaya narkoba, pencegahan radikalisme, serta perlindungan tenaga ahli dari intimidasi saat membantu penyelesaian konflik sosial.


Selain itu, dibahas pula peluang kerja sama antara Polda Kalbar dan Untan dalam pengembangan kajian akademis serta penyusunan program pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.



Rektor Untan, Prof. Garuda Wiko, S.H., M.Si., menyambut baik dialog dan sinergi bersama Polda Kalbar. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat, menyalurkan aspirasi mahasiswa secara positif, serta memberikan kontribusi akademis dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial.


“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan kepolisian sangat penting untuk menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat. Melalui kajian akademis dan dialog terbuka, kami berharap dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Prof. Garuda.


Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Peduli Pendidikan menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Polri dan kalangan akademisi.


“Melalui kegiatan ini, Polda Kalbar membuka ruang dialog dan menerima masukan dari kalangan akademisi sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut. Kami mengajak seluruh elemen perguruan tinggi untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba, judi online, penyebaran provokasi, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ungkapnya.


Ia menambahkan, sinergi kepolisian dan perguruan tinggi diharapkan mampu mendorong mahasiswa menjadi generasi yang kritis, cerdas, bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Kalbar berkomitmen memperkuat kemitraan dengan dunia akademis guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan masyarakat di Kalimantan Barat.


Editor : mit. 

Pemkab Sintang Terus Perjuangkan Pembentukan 4 Kecamatan Baru

By On Oktober 18, 2026


Cybernews.id - Sintang - Kalbar. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus memimpin jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang melakukan audiensi dan Rapat dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kantor Gubernur Kalbar pada Senin, 19 Oktober 2026. 

Rapat dilaksanakan terkait perjuangan pembentukan 4 kecamatan baru di Kabupaten Sintang yang sudah berlangsung 10 tahun namun masih belum bisa terbentuk. Jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang diterima oleh Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Sefpri Kurniadi didampingi Kepala Biro Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Aulia Candra,  dan Biro Hukum Provinsi Kalimantan Barat.


Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus didampingi Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra yang juga Pelaksana Tugas Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Yustinus J, Pelaksana Tugas Kabag Tata Pemerintahan Boby Oktavianus,  Kabag Prokopim Syukur Saleh, Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Hasbi Sumardi dan yang lainnya.

Sefpri Kurniadi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah berusaha membantu Pemerintah Kabupaten Sintang untuk memperjuangkan pembentukan 4 kecamatan baru yakni Kecamatan Sintang Barat, Inggar, Tontang dan Bukit Mangat.

"setiap administrasi kewajiban kami untuk mendukung pembentukan 4 kecamatan baru di Kabupaten Sintang, selalu siap kami bantu" terang Sefpri Kurniadi 

Aulia Candra Kepala Biro  Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan untuk Kecamatan Sintang Barat sudah aman dari sisi syarat dan aturan baru.

"Kecamatan Bukit Mangat hanya kurang 8 KK, Kecamatan Inggar juga sudah aman karena semua desa sudah minimal 300 KK. Kecamatan Tontang yang masih perlu upaya maksimal" terang Aulia Candra 

Sementara Kartiyus Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang sudah melakukan pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan hasilnya perjuangan 10 tahun untuk membentuk 4 kecamatan baru ini mengalami kendala karena adanya aturan baru.

"ketika kita minta nomor kode wilayah untuk 5 kecamatan baru, Kemendagri malah meninjau ulang persyaratan yang sudah masuk dan menyesuaikan dengan syarat terbaru. Akhirnya kita melakukan penyesuaian dengan melakukan pemecahan Kepala Keluarga sehingga bisa mencapai minimal 300 KK dalam satu desa" terang Kartiyus

"kita akan upayakan agar  minimal 10 desa yang akan bergabung di kecamatan baru ini minimal memiliki 300 KK. Itu yang diminta oleh Kemendagri" terang Kartiyus

Yustinus J Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga Pelaksana Tugas Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyampaikan saat ini proses pemecahan KK di desa yang akan masuk kedalam kecamatan baru sedang berproses dilapangan.

"data yang kami miliki, pemekaran kecamatan ini. Yang akan mengalami kendala untuk Kecamatan Tontang karena sulitnya memenuhi minimal 300 KK per desa. Tetapi semua tetap akan kita proses pemekaran KK yang ada semaksimal mungkin" terang Yustinus J

SIKAT HABIS PEREDARAN NARKOBA: Polres Landak Gelar KRYD Narkoba Serentak, Amankan Dua Tersangka dan Sita Sabu 51,47 Gram

By On Oktober 18, 2026

 


Cybernews.id - Landak - Kalbar. 

Menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Landak. Dalam kegiatan penegakan hukum yang dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026), petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial RU (45) dan RI (34) yang merupakan pasangan suami/istri beserta barang bukti narkotika jenis sabu seberat bruto 51,47 gram dan pil ekstasi seberat bruto 0,34 gram.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jajaran Polda Kalbar dalam mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika sekaligus menjaga keamanan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kasat Narkoba Polres Landak Iptu Yulianus Van Chanel TK, S.I.P., menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menindak tegas tindak pidana narkotika sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


“Penegakan hukum yang kami laksanakan merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami menerapkan prinsip nol toleransi terhadap tindak pidana narkoba. Siapa pun yang terbukti terlibat, baik sebagai pengguna, kurir, maupun pengedar, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.


Ia menjelaskan, kegiatan KRYD dilaksanakan secara serentak di jajaran satuan wilayah sebagai langkah konkret untuk menekan peredaran narkotika yang dapat merusak kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.


Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka dengan barang bukti berupa sabu seberat bruto 51,47 gram serta pil ekstasi seberat bruto 0,34 gram. Pengungkapan tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mendalami keterlibatan para tersangka dan menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.


Selain mengedepankan penegakan hukum, Polres Landak juga melakukan langkah preventif melalui edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat di sekitar lokasi operasi. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba serta mendorong keterlibatan aktif warga dalam mencegah peredaran gelap narkotika.


“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat apabila mengetahui atau menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk membantu memutus mata rantai peredaran narkotika,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan masyarakat sesuai prosedur yang berlaku, dengan tetap memperhatikan keamanan dan kerahasiaan pelapor.


Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Landak untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.


Melalui kegiatan KRYD ini, Polres Landak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman peredaran gelap narkotika di Kabupaten Landak.


Penulis : Humas Polres Landak

Editor : mit. 

Waspada Modus Hadiah Menggiurkan! Polsek Ngabang Ajak Warga Lebih Cermat

By On Oktober 17, 2026

 


Cybernews.id - Landak. 

Kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas tidak hanya dilakukan melalui patroli, tetapi juga dengan mengedukasi masyarakat agar terhindar dari berbagai modus penipuan. Hal inilah yang dilakukan petugas piket Polsek Ngabang usai melaksanakan patroli siang di sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadinya pencurian, Sabtu (17/10/2026).


Setelah memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, petugas melanjutkan kegiatan dengan menyambangi warga, berdialog, serta menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis dan penuh keramahan.


Dalam kesempatan tersebut, petugas mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran hadiah besar yang beredar melalui media sosial, pesan singkat, maupun platform online lainnya. Masyarakat diminta lebih waspada terhadap informasi yang menjanjikan hadiah menggiurkan, terutama apabila disertai permintaan uang, biaya administrasi, kode OTP, PIN, atau data pribadi.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Plt. Kapolsek Ngabang Iptu Rinto, S.Sos., S.H., secara terpisah menjelaskan bahwa patroli dan pendekatan langsung kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap berbagai potensi kejahatan.


Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan pemantauan situasi, melainkan juga membangun komunikasi yang baik serta memberikan edukasi agar masyarakat mampu mengenali dan menghindari berbagai modus kejahatan.


Lanjut Plt. Kapolsek menambahkan, masyarakat harus selalu berhati-hati terhadap tawaran hadiah yang tidak jelas sumbernya. Jangan mudah percaya hanya karena iming-iming hadiah bernilai besar, terlebih jika diminta mentransfer sejumlah uang atau memberikan informasi rahasia untuk mengklaim hadiah tersebut.


“Jangan mudah percaya dengan hadiah besar yang ditawarkan melalui online. Pastikan kebenaran informasi terlebih dahulu dan jangan pernah memberikan PIN, kode OTP, maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal. Apabila menemukan indikasi penipuan, segera hentikan komunikasi dan laporkan kepada pihak berwenang,” demikian imbauan yang disampaikan kepada masyarakat.


Polsek Ngabang juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan.


Melalui kegiatan patroli siang yang disertai dialog dan penyampaian imbauan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat. Dengan sinergi serta kepedulian bersama, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Ngabang diharapkan tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman penipuan berbasis online.




Rillis : Humas Polsek Ngabang

Editor : mit. 

Safari Subuh Keliling di Ngabang, Wakapolres Landak Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Waspadai Hoaks

By On Oktober 17, 2026

 


Cybernews.id - Landak - Kalbar. 

Polres Landak terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Subuh Keliling. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Babul Fathanah Raiy, Dusun Raiy, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Sabtu (17/10/2026) dini hari.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.00 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Landak Kompol Syaiful Bahri, S.I.P., M.Sos., bersama personel Regu 2 Kompi 3 Siaga Polres Landak yang dipimpin Kabag SDM Polres Landak AKP Teguh Pambudi, S.H., selaku perwira pengendali (Padal).


Safari Subuh Keliling ini juga diikuti pengurus Masjid Babul Fathanah Raiy, Ketua Yayasan Sajadah Fajar Ngabang H. Suriansyah, penceramah Ustaz M. Iqbal Batu Bara, serta jamaah Sajadah Fajar Ngabang dan jamaah masjid setempat. Sekitar 35 jamaah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Wakapolres Landak Kompol Syaiful Bahri, S.I.P., M.Sos., menyampaikan bahwa Safari Subuh Keliling merupakan bagian dari upaya Polres Landak untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu bentuk implementasi program prioritas Polri, yakni *Polisi Bersama Masyarakat*.


Dalam sambutannya, Kompol Syaiful Bahri menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Babul Fathanah Raiy dan Yayasan Sajadah Fajar Ngabang atas sinergi serta partisipasinya dalam mendukung kegiatan tersebut.


Ia juga mengutip Surah Al-Baqarah ayat 126 yang memuat doa Nabi Ibrahim AS agar Allah SWT menjadikan suatu negeri aman dan memberikan rezeki kepada penduduknya yang beriman kepada Allah dan hari akhir.


Pesan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan, kedamaian, dan keharmonisan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.


Dalam kesempatan itu, Wakapolres Landak mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih langsung menyebarkannya melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.


Masyarakat diminta membiasakan diri memeriksa sumber dan kebenaran informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di tengah masyarakat.


Selain itu, Kompol Syaiful Bahri juga menyoroti persoalan penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat-obatan terlarang di Kabupaten Landak.


Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui atau melihat dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.


Masyarakat diharapkan tidak ragu melaporkan informasi tersebut kepada pihak kepolisian. Ia juga menyampaikan bahwa kerahasiaan identitas pemberi informasi akan dijaga.


“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh berita hoaks serta berani memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.


Rangkaian Safari Subuh Keliling diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustaz Hafid, sambutan Wakapolres Landak, serta tausiah agama yang disampaikan Ustaz M. Iqbal Batu Bara.


Dalam tausiahnya, Ustaz M. Iqbal Batu Bara menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakapolres Landak beserta personel Polres Landak dalam kegiatan Sajadah Fajar.


Ia mengingatkan bahwa kesempatan untuk melaksanakan shalat Subuh berjamaah merupakan nikmat yang patut disyukuri. Menurutnya, kehadiran jamaah pada waktu Subuh menjadi salah satu bentuk kesungguhan dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT.


Tausiah tersebut juga menekankan keutamaan shalat Subuh berjamaah serta pentingnya menjaga konsistensi dalam beribadah dan mempererat hubungan antarsesama umat.


Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah antara personel kepolisian, pengurus masjid, Yayasan Sajadah Fajar Ngabang, serta para jamaah.


Safari Subuh Keliling merupakan salah satu bentuk pendekatan *cooling system* dan Pemolisian Masyarakat (Polmas) yang dilaksanakan Polres Landak bersama Yayasan Sajadah Fajar Ngabang.


Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara bergiliran di masjid dan surau wilayah hukum Polres Landak tersebut, kepolisian berupaya membangun komunikasi yang terbuka, mempererat silaturahmi, serta menyerap aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban lingkungan.


Kehadiran polisi dalam kegiatan keagamaan juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus memperkuat kerja sama dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas.


Polres Landak berharap sinergi antara kepolisian, tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, religius, dan harmonis di Kabupaten Landak.


Penulis : Humas Polres Landak 

Editor : mit. 

Jalin Komunikasi dan Koordinasi, Kasrem 121/Abw terima kunjungan Aspidmil Kejati Provinsi Kalimantan Barat

By On Oktober 15, 2026


Cybernews.id - Sintang - Kalbar. 

Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., didampingi Kakumrem 121/Abw Mayor Chk Wanto Santos Peta menerima kunjungan Aspidmil Kejati Provinsi Kalimantan Barat Kolonel Cpm Agus Subur Mudjiono, S.H., M.A.P., bertempat di Makorem 121/Abw, Sintang, Kalimantan Barat, Kamis (15/10/2026).


Dalam kunjungannya Aspidmil Kejati Provinsi Kalimantan Barat di Makorem 121/Abw didampingi oleh Kejari Sintang dan para Kasi dari Kejati Provinsi Kalimantan Barat. Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi dengan Danrem beserta para pejabat Korem 121/Abw.


Pada kesempatan tersebut, Kasrem 121/Abw mewakili Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., mengucapkan terima kasih atas kunjungan Aspidmil Kejati Provinsi Kalimantan Barat di Makorem 121/Abw.


“Melalui momentum ini di harapkan semakin meningkatkan, memelihara dan menjaga jalinan komunikasi dan koordinasi yang telah berjalan dengan baik selama ini, serta saya berharap bisa meningkatkan kerjasama antara kedua Instansi di bidang hukum dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, tertib dan aman di wilayah Kalimantan Barat,” ucap Kasrem 121/Abw.


Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan sebagai wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi lintas institusi demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kepercayaan masyarakat Kalimantan Barat.


Sumber : Penrem 121/Abw . 

Editor : mit. 

Kabut Asap Tebal Selimuti Batilap, Tim Patroli Lakukan Pengawasan Ketat Cegah Karhutla

By On Oktober 14, 2026


 Cybernews.id - Batilap - Barito Selatan. 

Kabut asap tebal terus menyelimuti kawasan Desa Batilap dari pagi hingga malam. Jarak pandang terbatas, kualitas udara memburuk, dan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian meningkat. Di tengah kondisi darurat tersebut, tim patroli Hutan Desa Batilap tetap beroperasi penuh melakukan pemantauan dan pencegahan. Rabu (14/10/2026).

 

Kawasan Hutan Desa Batilap dikelola secara sah oleh Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Batilap berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.6661/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/12/2017 tertanggal 7 Desember 2017. Kawasan ini merupakan hutan lindung yang berfungsi sebagai penyangga ekosistem, sumber air, pelestarian keanekaragaman hayati, dan penyerap karbon.

 

Memasuki musim kemarau, tekanan terhadap kawasan hutan meningkat drastis. Suhu tinggi, tanah kering, dan angin kencang menciptakan kondisi sangat rawan kebakaran. Kabut asap tebal yang terjadi saat ini merupakan indikator serius yang tidak boleh diabaikan. Jika api berkembang, kerusakan ekologis yang terjadi dapat berlangsung selama puluhan tahun.

 

Tim patroli yang terdiri dari warga lokal bergerak masuk ke dalam kawasan hutan meskipun kondisi penglihatan terbatas. Setiap titik dipantau. Setiap tanda kebakaran ditindaklanjuti seketika. Apabila ditemukan titik api yang masih kecil, segera dipadamkan sebelum menyebar.

 

"Tim ini adalah garis pertahanan pertama dan terpenting bagi kawasan kita. Jika mereka tidak ada di lapangan hari ini, kerugian yang akan kita tanggung tidak ternilai harganya," ujar seorang penasihat LPHD Batilap.

 

Pengelolaan dan pengawasan LPHD Batilap melibatkan sinergi antara Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, Mantir Adat Ha'i Jumadi, serta tokoh masyarakat. Kerja sama strategis dengan PT Wildlife Works Indonesia (WWI) juga berjalan untuk memastikan pengelolaan hutan tidak hanya berfokus pada perlindungan, tetapi juga pada nilai ekonomi berkelanjutan melalui pengelolaan karbon.

 

Mantir Adat Ha'i Jumadi menegaskan bahwa upaya pencegahan ini adalah tanggung jawab bersama yang berakar pada aturan negara sekaligus kewajiban adat yang diwariskan leluhur.

 

"Kehadiran kalian di lapangan bukan untuk menunggu kebakaran terjadi, tetapi memastikan itu tidak terjadi. Setiap langkah di tengah kabut, setiap pengorbanan di bawah panas, adalah jasa nyata bagi desa dan negara. Tugas kalian berat, tetapi peran kalian tidak tergantikan," tegas Jumadi.

 

Satu bara yang terlewat di balik kabut tebal cukup memicu bencana. Oleh karena itu, pengawasan dilakukan tanpa henti. Keamanan kawasan hutan bukan sekadar urusan satu pihak, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Hutan yang terjaga adalah aset masa depan yang tidak bisa digantikan." (JUMADI PPWI)


Editor : mit.