Bakti Kesehatan Polri, Polres Sekadau Beri Layanan Gratis bagi Warga Terdampak Karhutla

By On September 18, 2026


Cybernews.id - Sekadau - Kalbar. 

Polres Sekadau bersama Bhayangkari Cabang Sekadau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau menggelar bakti kesehatan bagi masyarakat di Terminal Lawang Kuari, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Sabtu (19/9/2026).


Sebanyak 100 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dimulai pukul 08.00 WIB. Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi dengan tenaga medis hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.


Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama mengatakan bakti kesehatan tersebut digelar untuk membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi penurunan kualitas udara akibat Karhutla.


“Polres Sekadau bersama Bhayangkari Cabang Sekadau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau melaksanakan bakti kesehatan kepada masyarakat, khususnya yang terdampak Karhutla, utamanya berkaitan dengan penurunan kualitas udara,” kata AKBP Andhika.


Selain mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar.


“Pelayanan yang kami berikan di antaranya pemeriksaan kesehatan, kemudian konsultasi dengan tenaga medis dan juga pengobatan gratis. Dalam situasi seperti ini, sebisa mungkin kita mengurangi kegiatan di luar rumah ataupun menggunakan masker,” ujarnya.


Kapolres juga mengajak masyarakat ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara pembakaran.


“Yang paling utama lagi, kami pesankan kepada masyarakat, mari sama-sama kita mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar,” kata AKBP Andhika.


Senada dengan Kapolres, Dokter UPTD Puskesmas Sekadau Dr. Imanuel Eko Kristian mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan membatasi aktivitas di luar rumah selama kondisi udara belum membaik.


“Dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, kami mengimbau setiap warga untuk tetap menjaga kesehatan, membatasi aktivitas di luar dan menggunakan masker jika diperlukan untuk bepergian atau melakukan aktivitas di luar,” kata Imanuel.


Sementara itu, Kepala Desa Sungai Ringin Sulisnan menyampaikan terima kasih atas pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang diberikan kepada masyarakat.


“Kami atas nama Pemerintah Desa Sungai Ringin mengucapkan terima kasih kepada Polres Sekadau yang telah melaksanakan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat Desa Sungai Ringin selalu diberikan kesehatan,” katanya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Sekadau Kompol Samsul Bakri, pejabat utama Polres Sekadau, tenaga kesehatan Polres Sekadau dan Puskesmas Sekadau, Bhayangkari Cabang Sekadau serta personel Polres Sekadau.


Sumber : Humres Skdau. 

Editor : mit. 

Wakapolres Sekadau Kompol Bakri: Tingkatkan Disiplin dan Jaga Marwah Polri

By On September 18, 2026


CyberNews.id - Sekadau - Kalbar. 

Wakapolres Sekadau Kompol Samsul Bakri mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kedisiplinan, menghindari pelanggaran, serta menjaga marwah Polri dalam menjalankan tugas.


Pesan tersebut disampaikan Kompol Bakri saat memimpin apel jam pimpinan di halaman Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir, Senin (14/9/2026) pukul 07.30 WIB.


Dalam arahannya, Wakapolres mengapresiasi pelaksanaan tugas jajaran selama sepekan terakhir yang dinilai berjalan dengan baik. Termasuk kegiatan operasional dan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah titik.


"Atas nama pimpinan, saya ucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas minggu kemarin. Semua kelihatan dapat berjalan dengan baik, tidak ada gangguan yang berarti. Baik dari operasional yang telah dilaksanakan, maupun upaya-upaya pemadaman Karhutla di beberapa titik berjalan dengan baik," ujar Kompol Bakri.


Ia juga mengapresiasi kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi berbagai hal yang berpotensi menimbulkan gangguan masyarakat, termasuk keaktifan personel PAMAPTA dalam pelaksanaan tugas.


Selain pelaksanaan tugas, Kompol Bakri meminta masing-masing satker segera merencanakan target penyerapan anggaran dan melaksanakannya sesuai perencanaan. Menurutnya, perencanaan sejak awal diperlukan agar proses penyerapan anggaran tidak mengalami hambatan.


Wakapolres juga mengingatkan personel untuk bersama-sama menjaga kebersihan Mako dan memperhatikan sikap tampang. Ia meminta seluruh anggota saling mengingatkan apabila menemukan kondisi yang kurang sesuai.


"Kalau kita melihat di sekeliling kita, ada yang kurang pas, ada yang mungkin kotor, segera kita bersihkan bersama-sama. Kemudian terkait juga kedisiplinan agar ditingkatkan dan jauhi pelanggaran. Jaga marwah Polri," tegasnya.


Kompol Bakri selanjutnya mengingatkan personel agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan kehidupan. Menurutnya, setiap orang memiliki ujian dengan kadar yang berbeda dan harus dihadapi tanpa menjadikan pelanggaran aturan sebagai jalan keluar.


"Jangan putus asa, kalau kita menyerah, jangan kita kalah dengan keadaan. Tapi jangan juga dengan cobaan kita, kemudian cara kita menyikapinya kita harus melanggar aturan," katanya.


Menutup arahannya, Kompol Bakri mengajak personel tetap bersyukur atas hujan yang mulai turun meski belum berlangsung lama. Ia berharap intensitas hujan semakin meningkat sehingga kondisi kabut asap yang masih pekat dapat segera teratasi.

Polres Landak Terus Salurkan 2.500 Liter Air Bersih konsumsi setiap harinya untuk Warga Masyarakat

By On September 17, 2026


Cybernews.id - Landak - Kalbar. 

Polres Landak kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kemarau. Sebanyak 2.500 liter air bersih untuk konsumsi disalurkan kepada warga di Dusun Pesayangan, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.


Kegiatan pendistribusian air bersih tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Bantuan air bersih diberikan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih.


"Polres Landak berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan bantuan air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga yang menerimanya," ujar Devi.


Sebanyak 2.500 liter air bersih yang dibagikan diperuntukkan bagi kebutuhan konsumsi masyarakat. Pendistribusian dilakukan dengan harapan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Kapolres Landak juga mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak serta bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya selama kondisi cuaca kering.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap peduli terhadap lingkungan dan saling membantu. Polri akan terus berupaya memberikan pelayanan serta hadir memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.


Kegiatan pembagian air bersih tersebut berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.


Melalui kegiatan ini, Polres Landak menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Landak.


Penulis : Humas Polres Landak

Editor : mit. 

Bangun Kesadaran Warga, Bhabinkamtibmas Desa Agak Gencarkan Edukasi Bahaya Karhutla

By On September 17, 2026

 


Cybernews.id - Landak - Kalbar. 

 Waspadailah dengan Karhutla, Polsek Sebangki terus Lakukan Upaya Pencegahan nya dengan mengambil Langkah preventif tersebut dengan diwujudkan melalui kehadiran Bhabinkamtibmas Desa Agak, Bripka Heryanto, yang secara aktif menyambangi warga sekaligus menyampaikan imbauan penting terkait pencegahan Karhutla, Kamis (17/9/2026).


Dalam suasana penuh keakraban, Bripka Heryanto berdialog langsung dengan sejumlah warga. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca kering yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.


Melalui pendekatan humanis dan komunikasi langsung, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan. Warga juga diingatkan agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api maupun kegiatan yang berpotensi memicu terjadinya Karhutla.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sebangki Ipda Rudiyansyah, secara terpisah mengatakan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memperkuat pencegahan Karhutla melalui keterlibatan langsung bersama masyarakat.


“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kapolsek.


Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya akan terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan lingkungan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Belum Ada Kesepakatan,Rapat Kerja Komisi III DPRD Melawi Bersama Menajemen PT.PAL Lanjut 1 Oktober 2026.

By On September 14, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Rapat kerja Komisi III DPRD Kabupaten Melawi dengan Menajemen PT.Palma Adinusa Lestari dan Pengurus Koprasi Usaha Bersama Palma,pembahasan Sengketa pembagian hasil lahan plasma Koprasi Usaha Bersama Palma yang berada di PT.Palma Adinusa Lestari (PAL) di wilayah Kecamatan Sayan Kabupaten Melawi, Senin 14/9/2026 di Kantor DPRD Melawi.


Rapat di pimpin lansung oleh Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa S.I.P., didampingi Ketua Komisi III DPRD Melawi Oktafianus, SE., Sekretaris Komisi III DPRD Melawi Antonius Anen,S.T.,Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melawi Yusuf Afandi, S.P.,MM, Kepala Disperindagkop Melawi Halma Trisno S.STP, Camat Sayan Angga Pereira, S.STP.,M.A.P., Camat Tanah Pinoh Budiman, Menajemen PT. Palma Adinusa Lestari, Desta Heri Kurniadi, Ketua Koprasi Usaha Bersama Palma M.Riduwan Saidi, hadir kepala Desa yang ada terkait Plasma di kecamatan Sayan, beserta hadir puluhan anggota koprasi.


Ketua Komisi III DPRD Melawi  Oktafianus, SE.,meminta agar dasar dan mekanisme penghitungan dari SHK antara PT.Palma Adinusa lestari dan Koprasi Usaha bersama Palma dijelaskan secara terbuka dan transparan.


Oktafianus minta perhitungan SHK agar disampaikan secara rinci, meliputi produksi tandan buah segar TBS, harga TBS, serta biaya yang diperhitungkan, kewajiban dan potongan, serta hasil bersih yang menjadi dasar gak pembagian kepada Petani.


Berdasarkan aspirasi petani, nilai SHK yang diterima saat ini sebesar Rp 48,700,/Ha/Bulan. Petani mengusulkan SHK Rp 500.000,/Ha/Bulan. Aspirasi tersebut tercantum dalam surat perwakilan petani plasma tgl 21 Agustus 2026.Komisi III berharap usulan peningkatan SHK tersebut dapat menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima oleh seluruh pihak." Jelasnya.


Pihak Menajemen PT.Palma Adinusa Lestari (PAL) Desta Heri Kurniadi,menjelaskan Tahun 2021, pembayaran susa hasil kemitraan (SHK) dilakukan dengan menggunakan dana talangan.sejak Tahun 2O21 sampai tahun 2026 pembayaran SHK telah bersumber dari hasil produksi panen kebun sawit kemitraan."jelasnya.


Dalam produksi tandan buah segar (TBS)mengalami kenaikan dan penurunan yang dipengaruhi oleh kondisi dan tingkat produksi buah.penghitungan hasil kemitraan dilakukan berdasarkan nilai TBS setelah dikurangi PPN,PPH, upah panen, biaya transportasi, dan menajemen. Pembagian Hasil kemitraan dilakukan dengan komposisi 70% persen untuk perusahaan dan 30%persen untuk Koprasi. Dalam rapat tersebut Desta dari pihak perusahaan menyampaikan usulan skema pembayaran SHK Rp 200.000 per hektar perbulan."pintanya.


Berdasarkan hasil pembahasan sementara Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa S.I.P., menyampaikan,Manajemen PT. Palma Adinusa Lestari (PT. PAL) mengusulkan nilai Sisa Hasil kebun Kemitraan (SHK) senilai Rp250.000,00/Ha/Bulan, dengan jangka waktu 5 Tahun dievaluasi. 


Dari Perwakilan petani Kemitraan Koperasi Usaha Bersama Palma Mengajukan nilai sisa hasil kebun kemitraan dengan besaran SHK senilai Rp350.000,00/Ha/Bulan, dengan jangka waktu 3 Tahun dievaluasi. 


Ketua DPRD Berpesan Sehubungan masih terdapat perbedaan usulan besaran sisa hasil kebun (SHK) kemitraan antara pihak perusahaan dan petani plasma, maka akan dilaksanakan pertemuan lanjutan pada tanggal 1 Oktober 2026 untuk membahas dan mencari titik temu atas perbedaan tersebut.Ketua DPRD dan Komisi III DPRD Kabupaten Melawi mengharapkan agar petani plasma tidak melakukan Tindakan-tindakan yang dapat mengganggu proses kesepakatan 

sampai pada jangka waktu tanggal 1 oktober 2026. 


Ketua DPRD dan Komisi III DPRD Melawi mengajukan permintaan sesuai aspirasi dari Petani Plasma Koperasi Usaha Bersama Palma Sisa hasil kebun kemitraan sebesar Rp. 350.000/Ha/Bulan."jelasnya.Abd

Sudirman Dilantik Sebagai Camat Nanga Pinoh, Bupati Berharap Jadilah Motor Penggerak Dalam Penanganan Karhutla.

By On September 11, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd, resmi mengucapkan sumpah dan janji jabatan, melantik Sudirman sebagai Camat Nanga Pinoh, mengantikan Sandi yang telah memasuki usia pensiun. 


"Sebelumnya Sudirman SE, bertugas di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Melawi kini di Lantik Oleh Bupati Melawi sebagai Camat Nanga Pinoh, pelantikan berlangsung di Pendopo rumah jabatan Bupati Melawi, Jumat 11/9/2026 


Hadir dalam Pengucapan sumpah dan pelantikan administrator di lingkungan pemerintah kabupaten melawi oleh saudara Sudirman, S.E., Wakil Bupati Melawi Malin SH, unsur Pimpinan dan Anggota DPRD Melawi, Sekda Melawi Paulus, Ketua TP-PKK Melawi Ny. Raisya Sarbina Dadi, S.E., M.A.P., serta Pimpinan OPD Melawi dan  Forkopimda, serta undangan lainnya.


Dalam sambutan Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd., menyampaikan Atas nama pribadi dan pemerintah daerah kabupaten melawi, dirinya mengucapkan selamat menjalankan amanah pada jabatan baru kepada Sudirman yang baru saja dilantik dan mengucapkan sumpah dan janji jabatan pada hari ini sebagai Camat Nanga Pinoh.


Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd., berharap kepada Camat saudara Sudirman  yang baru di Lantik agar dapat menjalankan amanah dengan penuh Integritas, profesionalisme, keteladanan, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat.


Bupati katakan saat ini kita ketahui bersama kita sedang menghadapi tantangan dan ujian mulai dari kemarau yang berkepanjangan, kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap sehingga akan berdampak pada kesehatan dan aktivitas kita sehari hari.


Bupati berharap kepada seluruh jajaran untuk dapat menjadi Motor penggerak dalam menghadapi tantangan dan ujian yang sedang kita hadapi saat ini.


Bupati minta para Camat agar benar benar menjadi penggerak utama di wilayah masing masing, bangun koordinasi dengan kepala Desa, TNI, Polri,pemadam kebakaran, BPBD, Dunia Usaha, Kelompok Masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan lainya."pintanya.Abd.

Adat Masyarakat Dayak Dusun Sulup Permai Membakar Ladang, Tanda Bercocok Tanam Telah Tiba.

By On September 11, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Memasuki musim kemarau, Masyarakat Dusun Sulup, Desa Ulak Muid Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kabupaten Melawi, mulai melakukan kegiatan pembakaran lahan sebagai dari tradisi (Perladangan Tradisional) yang telah dilakukan turun menurun.


Kegiatan tersebut dilakukan karena kondisi lahan yang telah dibuka sebelumnya, kini sudah mengering secara optimal, menandakan waktu yang tepat untuk pembakaran lahan ladang.pembajaran ladang dilakukan dengan tetap memperhatikan arah angin, kelembapan udara, serta menjaga batas lahan agar tidak meluas ke area hutan atau ladang milik orang lain.


Salah satu warga Dusun Sulup, Desa Ulak Muid Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Alek Sanderia sebagai Tokoh Masyarakat sekaligus Sekretaris Umum DAD Kecamatan Tanah Pinoh Barat menyampaikan Tradisi membakar lahan ini bukan sekedar rutinitas, tetapi merupakan bagian dari hidup masyarakat Dayak di beberapa komunitas adat lainnya di pedalaman Kalimantan khususnya didaerah Dusun Sulup."jelasnya.


"Setelah lahan di bakar dan abu menyatu dengan tanah, lahan akan digunakan untuk menanam pangan seperti padi, jagung,dan sayuran.


Lebih lanjut Alek Sanderia menyampaikan miskipun kegiatan ini merupakan bagian dari budaya, masyarakat tetap berhati hati dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan kebakaran hutan yang meluas.


Alek Sanderia bersama Masyarakat, Dusun Sulup Permai,Desa Ulak Muid Kecamatan Tanah Pinoh Barat, membakar ladang dengan penjagaan ketat menggunakan peralatan manual, hal ini bentuk kehati hatian dan kewaspadaan dalam menjaga lahan orang lain maupun hak milik pribadi, bentuk kekompakan dan kebersamaan inilah turun temurun sampai saat ini yang masyarakat petani lakukan, setelah membakar ladang bukan Lansung di tinggal pulang begitu saja namun terkadang sampai malam pulang untuk memastikan api benar benar padam, serta Alek Sanderia menghimbau dan mengajak agar selalu berhati hati dan waspada terhadap kebakaran." Jelasnya.Abd.

AWASI DISTRIBUSI BBM, KAPOLRES SINTANG TEMUKAN “TANGKI SILUMAN” DI DALAM MOBIL*

By On September 08, 2026


Cybernews.id- Sintang - Kalbar. 

Pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di Kabupaten Sintang kembali diperketat. Dalam pengecekan langsung ke sejumlah SPBU oleh Kapolres Sintang dan jajarannya, Selasa (8/9) Pagi.


Dalam pengawasan ini petugas menemukan sebuah tangki modifikasi berukuran cukup besar yang diduga digunakan untuk menampung BBM bersubsidi.


Temuan tersebut bermula ketika Kapolres Sintang bersama tim melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pengisian BBM di salah satu SPBU. Di tengah proses pengawasan, petugas melihat sebuah mobil yang dinilai memiliki gelagat mencurigakan.


Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan terhadap kendaraan. Hasilnya, petugas menemukan sebuah tangki modifikasi atau yang kerap disebut “tangki siluman” berukuran cukup besar di dalam mobil tersebut.


Temuan ini sontak menjadi perhatian dalam kegiatan pengawasan. Kapolres Sintang kemudian melanjutkan pemeriksaan terhadap antrean kendaraan yang berada di SPBU, sembari membawa barang bukti berupa tangki modifikasi serta pengendara kendaraan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan celah distribusi BBM bersubsidi untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.


Bukan Sekadar Cek Antrean


Pengawasan yang dilakukan Polres Sintang bukan hanya menyangkut ketersediaan BBM atau panjangnya antrean kendaraan. Kepolisian juga mencermati mekanisme pembelian, termasuk potensi pembelian berulang serta penggunaan sarana yang telah dimodifikasi untuk menampung BBM dalam jumlah tidak semestinya.


Kapolres Sintang menegaskan bahwa BBM bersubsidi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, distribusinya harus mendapat pengawasan agar tidak disalahgunakan.


“Kami ingin memastikan BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang memang berhak. Setiap indikasi penyalahgunaan akan kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolres Sintang.


Menurutnya, pengawasan akan terus dilakukan secara langsung maupun melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Hal ini penting untuk mencegah praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat sekaligus mengganggu kelancaran distribusi BBM.


Editor : mit. 

Atasi Kendala Sumber Air, Polres Sekadau Siapkan 10 Titik Sumur Bor untuk Penanganan Karhutla

By On September 07, 2026

 


Cybernews.id - Sekadau - Sintang. 

Mengantisipasi kendala sumber air saat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Polres Sekadau menyiapkan 10 titik sumur bor di sejumlah wilayah. Empat titik di antaranya telah selesai dan mengeluarkan air, sementara enam titik lainnya masih dalam proses pembuatan.


Penyediaan sumur bor tersebut menjadi langkah kesiapsiagaan untuk memudahkan penanganan apabila terjadi Karhutla, terutama ketika lokasi kebakaran berada jauh dari sumber air atau sumber air alami sulit dimanfaatkan.


Dari empat titik yang telah selesai, dua berada di wilayah Polsek Sekadau Hilir, masing-masing di Dusun Pangkin, Desa Mungguk, dan Jalan Barage, Desa Sungai Ringin. Sementara dua titik lainnya berada di wilayah Polsek Nanga Mahap, tepatnya di Dusun Engkayak, Desa Nanga Mahap, serta Polsek Belitang Hulu di Dusun Balai Sepuak, Desa Balai Sepuak.


Sumur bor di Dusun Pangkin dan Jalan Barage masing-masing memiliki kedalaman 12 meter. Sumur di Dusun Engkayak memiliki kedalaman 10 meter, sedangkan di Dusun Balai Sepuak mencapai 18 meter.


Keberadaan sumber air tersebut diharapkan dapat menjadi sumber air pendukung yang lebih mudah dijangkau ketika personel melakukan penanganan Karhutla di lapangan. Harapannya dengan sumber air yang tersedia, kebutuhan air untuk pemadaman dapat lebih cepat dipenuhi.


Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, penyediaan sumur bor dilakukan untuk mengantisipasi salah satu kendala yang kerap dihadapi personel dalam penanganan Karhutla, yakni keterbatasan sumber air.


“Penyediaan sumur bor ini untuk memudahkan penanganan apabila terjadi kebakaran, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sumber air. Ketersediaan air menjadi salah satu kendala yang sering dihadapi ketika melakukan pemadaman di lapangan,” ujar IPDA Iwan, Senin (7/9/2026).


Menurutnya, keberadaan sumur bor di sejumlah wilayah akan memberikan alternatif sumber air yang dapat dimanfaatkan ketika terjadi kebakaran.


“Ketika terjadi kebakaran, kecepatan penanganan sangat penting. Dengan adanya sumber air yang lebih dekat, personel dapat lebih mudah melakukan pemadaman sehingga api tidak semakin meluas,” katanya.


Meski tidak termasuk dalam wilayah Operasi Aman Nusa II Kapuas 2026, Polres Sekadau tetap melaksanakan kegiatan imbangan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam mendukung upaya penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Sekadau.


Langkah tersebut sejalan dengan upaya Polda Kalbar dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla. Melalui Operasi Aman Nusa II Kapuas 2026, Polda Kalbar bersama jajaran memetakan dan membangun 98 titik sumur bor di wilayah rawan Karhutla. Sebanyak 52 titik telah berhasil mengeluarkan air secara optimal dan siap digunakan, sementara 46 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.


Selain menyiapkan sumber air, Polres Sekadau terus melakukan pemantauan wilayah, patroli serta edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.


“Sumur bor ini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi Karhutla. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, segera melaporkan apabila menemukan titik api, serta ikut menjaga lingkungan di wilayah masing-masing,” pungkasnya.


Sumber : Humres Skdau. 

Editor : mit. 

Lindungi Masyarakat dari Dampak Karhutla, Posko Kesehatan Disiapkan di Sebangki

By On September 06, 2026



Cybernews.id - Sebangki - Landak. 

Sebagai langkah cepat dan preventif dalam menghadapi potensi dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Posko Kesehatan Penanganan Karhutla Kecamatan Sebangki resmi disiapkan di Puskesmas Sebangki, Desa Sebangki, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak, Senin (7/9/2026).


Penyediaan posko kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama lintas sektor untuk memastikan masyarakat maupun personel yang terlibat dalam penanganan Karhutla dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat, terutama apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap maupun kondisi lain selama proses penanganan di lapangan. 


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Sebangki Ipda Rudiyansyah beserta personel, Camat Sebangki Yopita, S.H. bersama staf, serta Kepala Puskesmas Sebangki Manok Triono, S.K.M. beserta jajaran.


Untuk menunjang pelayanan kesehatan, Posko Kesehatan Penanganan Karhutla telah dilengkapi sejumlah peralatan medis dan kebutuhan pendukung, di antaranya tabung oksigen, selang oksigen (nasal kanul), tensimeter, alat pengukur saturasi oksigen (SpO2), termometer, obat-obatan, masker, hand sanitizer, serta tempat tidur pasien.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sebangki Ipda Rudiyansyah, mengatakan bahwa keberadaan posko kesehatan merupakan bentuk kesiapsiagaan bersama dalam mengantisipasi dampak Karhutla, khususnya terhadap kondisi kesehatan masyarakat dan personel di lapangan.


“Posko kesehatan ini merupakan langkah kesiapsiagaan untuk memberikan pelayanan dan penanganan awal apabila terdapat masyarakat maupun personel yang mengalami gangguan kesehatan akibat dampak Karhutla. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Ipda Rudiyansyah.


Lanjut Kapolsek menambahkan, penanganan Karhutla tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya kebakaran, tetapi juga perlu memperhatikan aspek keselamatan serta kesehatan masyarakat. Karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan menjadi hal penting dalam menghadapi situasi Karhutla.


“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila terjadi kebakaran atau kondisi yang berpotensi membahayakan kesehatan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.


Sementara itu, Camat Sebangki Yopita, S.H., menjelaskan bahwa keberadaan Posko Kesehatan Penanganan Karhutla merupakan bentuk kesiapan pemerintah kecamatan bersama seluruh unsur terkait dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.


Menurutnya, dampak Karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta memengaruhi kualitas udara. Oleh sebab itu, kesiapan fasilitas kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi potensi bencana tersebut.


“Kami sangat mendukung adanya posko kesehatan ini. Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, kepolisian dan Puskesmas sangat diperlukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan dengan cepat apabila terjadi gangguan kesehatan akibat Karhutla,” jelas Yopita.


Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Sebangki Manok Triono, S.K.M., menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung upaya penanganan dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh Karhutla.


Ia mengatakan, sejumlah peralatan medis dan obat-obatan telah disiapkan sebagai bagian dari kesiapsiagaan pelayanan kesehatan di posko. Petugas juga akan melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat maupun personel yang membutuhkan pemeriksaan.


“Puskesmas Sebangki siap memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara terdampak asap serta menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan,” kata Manok Triono.


Dengan tersedianya Posko Kesehatan Penanganan Karhutla di Puskesmas Sebangki, diharapkan respons terhadap gangguan kesehatan akibat Karhutla dapat dilakukan secara lebih cepat, terkoordinasi dan terukur.