Hoax! TNI-Polri Cek Lokasi PETI Pemayam, Isu Makam Tua Terdampak Tak Terbukti
On Agustus 08, 2026
Cybernews.id- Landak
Informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang disebut-sebut berdampak terhadap kawasan tanah wakaf dan makam tua di wilayah Pemayam, Kabupaten Landak, mendapat perhatian serius dari aparat keamanan, " Sabtu (8/8/2026)
Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, personel gabungan TNI-Polri turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang disebut dalam informasi yang beredar. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas PETI yang sedang berlangsung.
Pengecekan tersebut sekaligus dilakukan untuk memastikan kondisi kawasan yang dikaitkan dengan isu adanya makam tua yang disebut terkena imbas aktivitas PETI. Setelah dilakukan penelusuran secara langsung, lokasi makam yang dimaksud ternyata berada cukup jauh dari titik yang sebelumnya disebut sebagai lokasi aktivitas pertambangan.
Dengan demikian, informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya tanah wakaf atau makam tua yang terdampak aktivitas PETI dinilai tidak sesuai dengan fakta hasil pengecekan lapangan atau hoaks.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui - Kabag Ops Polres Landak, KOMPOL Imbang Sulistyono, S.H, M.H menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan sebagai bentuk respons aparat terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat, sekaligus untuk memastikan situasi di lapangan secara langsung.
“Setelah dilakukan pengecekan, pada saat petugas berada di lokasi tidak ditemukan lagi adanya aktivitas PETI. Kami turun langsung untuk memastikan informasi yang beredar dan melihat kondisi sebenarnya di lapangan,” jelas Kompol Imbang.
Lanjut Kabag Ops menambahkan, masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terlebih informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, setiap informasi yang berkembang dan berkaitan dengan gangguan keamanan maupun aktivitas ilegal akan menjadi perhatian aparat. Namun, masyarakat juga diharapkan dapat membantu menjaga situasi tetap kondusif dengan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi melalui media sosial.
“Kalau ada informasi mengenai aktivitas PETI atau persoalan lainnya, silakan sampaikan kepada aparat. Kami akan melakukan pengecekan dan mengambil langkah sesuai dengan kondisi serta fakta yang ditemukan di lapangan,” tegasnya.
Pengecekan oleh TNI-Polri tersebut menjadi langkah penting untuk meluruskan informasi yang berkembang sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Aparat juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat aktivitas PETI. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban masyarakat serta mencegah aktivitas pertambangan ilegal yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
(Tim Redaksi)









