Wujudkan Pelajar Berkarakter, Polsek Sungai Tebelian Berikan Edukasi Fenomena Sosial di MPLS

By On Juli 21, 2026


CyberNews.id - Sungai Tebelian - Sintang. 

Dalam rangka membentuk karakter serta meningkatkan kesadaran hukum bagi peserta didik baru, SMA Negeri 1 Sungai Tebelian menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di SMA Negeri 1 Sungai Tebelian, Jalan Sintang–Nanga Pinoh KM 21, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Selasa (21/7/2026).


Kegiatan tersebut disambut hangat oleh Kepala SMA Negeri 1 Sungai Tebelian beserta jajaran guru yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel Polsek Sungai Tebelian dalam memberikan pembekalan kepada para siswa baru.


Pada kesempatan itu, Aiptu Eka Nuur Abdillah bersama Aipda Tri Marsudi hadir sebagai pemateri dengan menyampaikan materi mengenai Fenomena Sosial (Perilaku Remaja). Dalam paparannya, kedua narasumber mengajak para siswa untuk memahami berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari bahaya judi online, penyalahgunaan media sosial, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, tawuran, hingga berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.


Melalui penyampaian yang komunikatif dan interaktif, para siswa diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi, mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk perilaku yang melanggar hukum maupun norma masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

Aiptu Eka Nuur Abdillah.

Aipda Tri Marsudi.

Kepala SMA Negeri 1 Sungai Tebelian, Abdul Halim, S.Pd., M.Pd.

Wali murid SMA Negeri 1 Sungai Tebelian.

Siswa-siswi baru SMA Negeri 1 Sungai Tebelian.


Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sungai Tebelian IPDA Aprianus Sabari Tampe, S.H., mengatakan secara terpisah bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan MPLS merupakan bagian dari upaya preventif untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda sejak dini.


"Kami berharap para siswa memiliki pemahaman yang baik mengenai dampak negatif judi online maupun berbagai bentuk kenakalan remaja. Dengan bekal pengetahuan tersebut, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, serta taat terhadap aturan hukum maupun tata tertib sekolah," ujar Kapolsek.


Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa sinergi antara pihak kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik. Menurutnya, pembinaan karakter harus dilakukan secara berkesinambungan agar para pelajar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman dengan sikap yang positif.


Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Sungai Tebelian, Abdul Halim, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Polsek Sungai Tebelian atas dukungan dalam pelaksanaan MPLS. Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini, khususnya dalam mengantisipasi maraknya judi online dan berbagai bentuk penyimpangan perilaku di kalangan pelajar.


"Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, berintegritas, serta mampu menghindari segala bentuk perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan mereka. Semoga sinergi antara sekolah dan kepolisian terus terjalin demi menciptakan generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia," pungkasnya.


Rillis : HMS Polsek Tebelian. 

Editor : mit. 

Pemkab Melawi Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp905,42 Miliar

By On Juli 20, 2026




Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Pemerintah Kabupaten Melawi secara resmi mengajukan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 yang digelar DPRD Kabupaten Melawi, Senin (20/7/2026).


Rancangan kebijakan anggaran tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Melawi, Malin, S.H, mewakili Pemerintah Kabupaten Melawi sebagai langkah awal penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.


Dalam sambutannya, Malin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan beserta seluruh anggota DPRD Kabupaten Melawi yang telah menjadwalkan rapat paripurna penyampaian dokumen KUA dan PPAS. Menurutnya, APBD memiliki peran strategis sebagai instrumen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, karena menjadi dasar pelaksanaan pembangunan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“APBD bukan sekadar dokumen anggaran, tetapi merupakan instrumen strategis yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pemberian pelayanan kepada masyarakat,” ujar Malin.


Ia menjelaskan, penyusunan Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Peraturan Bupati Melawi Nomor 12 Tahun 2026 mengenai Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027.


Menurutnya, keterpaduan antara dokumen RKPD dengan KUA dan PPAS merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Melawi dalam menjaga kesinambungan antara proses perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah, sehingga program-program prioritas dapat terlaksana secara efektif dan terarah.


Dalam pemaparannya, Wakil Bupati mengungkapkan bahwa pendapatan daerah pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan mencapai Rp905,42 miliar. Nilai tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp93,19 miliar, serta pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sebesar Rp812,23 miliar.


Sementara itu, total belanja daerah direncanakan sebesar Rp896,61 miliar. Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk membiayai belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer yang diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program-program prioritas pembangunan, peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.


Dengan komposisi tersebut, Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 diperkirakan mengalami surplus anggaran sebesar Rp8,81 miliar. Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyusun rencana pembiayaan daerah yang mencakup penerimaan pembiayaan, pengeluaran pembiayaan, proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), hingga rencana penyertaan modal pemerintah daerah sesuai kebutuhan pembangunan.


Malin berharap proses pembahasan Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dapat berlangsung secara objektif, konstruktif, dan mengedepankan semangat kemitraan antara eksekutif dan legislatif.


“Kami berharap pembahasan KUA dan PPAS ini dapat berjalan dengan baik melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Melawi dan DPRD, sehingga dapat menghasilkan kesepakatan bersama sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.


Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam menyusun kebijakan anggaran yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan daerah.


“Mari kita satukan komitmen, pemikiran, dan langkah bersama untuk mewujudkan Kabupaten Melawi yang semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.


Rapat paripurna ini menjadi tahapan awal dalam rangkaian pembahasan APBD Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2027. Selanjutnya, dokumen KUA dan PPAS akan dibahas secara lebih mendalam oleh Pemerintah Kabupaten Melawi bersama DPRD hingga mencapai persetujuan bersama sebelum ditetapkan menjadi APBD sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sumber : https://setda.kabmelawi.id.

Red :, CyberNews. 

Melalui Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Perkuat Kemitraan dan Tingkatkan Kesadaran Kamtibmas

By On Juli 20, 2026


Cybernews.id - Landak. 

Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan sambang kepada warga binaannya pada Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.


Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas berdialog secara langsung dengan warga untuk mendengarkan berbagai masukan, keluhan, serta perkembangan situasi di lingkungan sekitar. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan agar masyarakat senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya gangguan keamanan maupun permasalahan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.


Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sebangki, Ipda Rudiansyah, mengatakan secara terpisah bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


"Kegiatan sambang ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta mengetahui secara langsung kondisi dan situasi kamtibmas di wilayah binaan. Dengan demikian, setiap permasalahan dapat dideteksi dan diselesaikan sedini mungkin," ujar Kapolsek.


Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya terus menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas agar aktif turun ke lapangan, menjalin kedekatan dengan masyarakat, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


"Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan, serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan," tambah Ipda Rudiansyah.


Melalui kegiatan sambang yang rutin dilaksanakan, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Sebangki.

 Pasir Galian Sungai Di Tepi Jalan Deket Bibir Sungai Kapuas

By On Juli 19, 2026

 


Cybernews.id - Sanggau. 

Tumpukan material pasir hasil galian Sungai Kapuas di Dusun Pana, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kini berada sangat dekat dengan bahu Jalan Provinsi. Berdasarkan pantauan Awak media di lapangan Senin, 13 Juli 2026, jarak tumpukan pasir ke tepi jalan hanya sekitar 50 cm dan sekitar 40 meter dari bibir Sungai Kapuas.


Warga setempat mengaku resah karena aktivitas pemuatan pasir menggunakan alat berat dan truk berlangsung dari pagi hingga sore setiap hari. "Ini sudah lama seperti terminal pasir. Kalau hujan deras dan terjadi longsor, siapa yang rugi? Jalan provinsi ini kan milik kita semua," ujar salah satu warga yang sering melintas.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan tegas dari pemerintah setempat maupun pengusaha pasir terkait. Warga berharap Dinas PUPR Provinsi Kalbar, BWS Kalimantan II, dan Satpol PP Kabupaten Sanggau segera menertibkan lokasi tersebut agar tidak merusak infrastruktur jalan dan membahayakan pengguna jalan. ( tim / red ) 


Ciptakan Rasa Aman, Patroli Siang Polsek Ngabang Sambangi SPBU dan Berikan Edukasi kepada Masyarakat

By On Juli 19, 2026


Cybernews.id - Landak - Kalbar. 

 Suasana terik matahari pada Minggu (19/7/2026) siang tampak berbeda di salah satu SPBU di wilayah Ngabang. Di tengah aktivitas warga yang sedang antre mengisi bahan bakar minyak, kehadiran personel kepolisian yang melaksanakan patroli siang justru membawa rasa tenang, bukan ketegangan. Alih-alih memeriksa surat kendaraan, para petugas justru menyapa hangat warga dan karyawan SPBU dengan senyum ramah.


Dalam momen tersebut, polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang peduli. Kepada warga yang sedang menunggu giliran isi bensin, petugas memberikan himbauan kamtibmas sekaligus memastikan bahwa proses pengisian BBM berjalan tertib dan aman. Tak lupa, pesan serupa juga disampaikan langsung kepada para karyawan SPBU agar tetap semangat melayani meski di hari libur.


Yang paling menenangkan hati warga adalah konfirmasi langsung dari pihak kepolisian mengenai ketersediaan bahan bakar. Petugas menegaskan agar masyarakat tidak perlu panik, karena stok BBM di SPBU saat ini dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar. Himbauan ini sontak membuat suasana di lokasi menjadi lebih rileks dan kondusif.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., menjelaskan secara terpisah bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat untuk memastikan rasa aman.


Lanjut Kapolsek menambahkan, "Kami ingin memastikan langsung ke lapangan bahwa distribusi BBM berjalan normal. Kepada warga maupun karyawan SPBU, kami himbau agar tidak panik karena stok BBM di SPBU Ngabang saat ini dalam kondisi aman dan pendistribusiannya lancar. Kami juga mengimbau warga untuk tetap tertib saat mengantre dan waspada terhadap informasi hoaks terkait kelangkaan BBM yang dapat meresahkan publik."imbuh nya


Kehadiran polisi yang humanis di momen rutin seperti pengisian bensin ini mendapat apresiasi warga. Patroli siang di hari Minggu ini membuktikan bahwa keamanan dan kenyamanan publik, termasuk jaminan pasokan energi, tetap menjadi prioritas Polsek Ngabang dalam melayani masyarakat.



Rillis : Humas Polsek Ngabang

Editor : mit. 

Polisi Sambangi Tukang Parkir di Depan Toko, Polisi Ingatkan Waspada Saat Jam Sibuk Belanja

By On Juli 18, 2026


Cybernews.id - Landak - Kalbar. 

Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat pendekatan humanis dan pencegahan langsung di lapangan. Hal inilah yang terlihat dalam kegiatan patroli siang hari yang dilaksanakan oleh personel kepolisian di wilayah hukum Polsek Ngabang, Sabtu (18/7/2026).


Dalam patroli tersebut, petugas secara khusus menyasar para tukang parkir yang bertugas di depan pertokoan. Mengingat akhir pekan kerap menjadi waktu sibuk bagi warga untuk berbelanja, keberadaan tukang parkir dinilai memegang peranan vital dalam menjamin rasa aman masyarakat.


Kepada para pengelola parkir, polisi memberikan himbauan agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat menjaga kendaraan milik warga yang sedang bertransaksi atau belanja di toko. Petugas menekankan pentingnya pengawasan aktif guna mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor maupun aksi kriminalitas lainnya yang mengincar kelengahan korban.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., menjelaskan secara terpisah bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif.


"Lanjut Kapolsek menambahkan, kami ingin memastikan bahwa setiap elemen keamanan swakarsa, termasuk tukang parkir, benar-benar berfungsi optimal. Himbauan ini disampaikan sebagai pengingat sekaligus edukasi, agar mereka lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan proaktif melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak kepolisian," ujar Kompol Zuanda.


Melalui sinergi antara polisi dan pengelola parkir, diharapkan aktivitas ekonomi dan belanja masyarakat di Kabupaten Landak dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir.


Rillis : Humas Polsek Ngabang

Editor : mit. 


Rasakan Manfaat UPJJ  Wilayah 4  Nikodemus Gundam Sampaikan Terimakasih Kepada Pemkab Melawi.

By On Juli 17, 2026



Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Warga Desa Lintah Taum di Wakili Niko demus Gudam mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemda Melawi terlebih kusus Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd, Wakil Bupati Melawi Main SH, Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa S.I.P, beserta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Melawi melalui Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Wilayah 4 Kecamatan Sayan, Tanah Pinoh, Sokan dan Tanah Pinoh barat, yang telah membangun ruas jalan dari Desa Ulak Muid menuju ke Desa Mahikam, saat ini pekerja penimbunan sertu." Jelasnya Jumat 17/7/26.


Tokoh Pemuda Desa Lintah Taum Niko demus Gudam memberikan Apresiasi dan ucapan Terima Kasih kepada jajaran pemerintah baik dari Kecamatan dan Kabupaten Terlebih kusus kepada Pak Imam, yang telah memperbaiki ruas jalan dari kecamatan Tanah Pinoh Menuju Kecamatan Tanah Pinoh Barat, 


“Saya atas nama Tokoh Pemuda Desa Lintah Taum mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Jajaran Pemerintah mulai dari kecamatan sampai ke Kabupaten, serta  tidak lupa juga kami ucapkan kepada Pak Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi Usfa Yursa S.IP, terkhusus kepada Bapak Bupati Melawi dan Pak Wakil Bupati Melawi Malin SH, serta dukungan dari Anggota DPRD Melawi Abang Ahmadin.


Niko demus Gudam berharap pembangunan lewat Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Wilayah 4 selalu berkelanjutan agar semua Desa-desa bisa merasakan kenikmatan Infrastruktur jalan dan jembatan, dan Niko demus Gudam, Infokan Jembatan Sungai Talang sudah di perbaikan."jelasnya.Abd.

Lima Ormas Melawi Tegaskan 3X24 Jam Syamsul Jahidin Harus Memberikan Klarifikasi Secara Terbuka.

By On Juli 16, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar.

Sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Melawi menyampaikan Pernyataan Sikap Terbuka sebagai respons atas berbagai pernyataan yang beredar di media sosial terkait Kabupaten Melawi dan Bupati Melawi yang disampaikan oleh Syamsul Jahidin. Dalam pernyataan tersebut, lima organisasi masyarakat menyatakan komitmennya untuk menjaga persatuan, ketertiban, dan kondusivitas daerah, sekaligus meminta agar setiap informasi yang disampaikan kepada publik mengedepankan fakta, etika, dan tanggung jawab.


Pernyataan sikap tersebut dipimpin oleh Ketua Forum Pemuda Dayak (FOPAD) Melawi, Saleh Tapa, bersama perwakilan organisasi yang tergabung, yakni Forum Pemuda Dayak (FOPAD) Melawi, Laskar Pemuda Melayu (LPM) Melawi, Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Melawi, Sabang Merah Borneo Melawi, serta Persatuan Orang Melayu (POM) Melawi.


Dalam penyampaiannya, Saleh Tapa menegaskan bahwa seluruh organisasi yang hadir tetap menghormati kebebasan berpendapat sebagai hak konstitusional setiap warga negara. Namun, menurutnya, kebebasan tersebut harus dilaksanakan secara bertanggung jawab sesuai dengan prinsip demokrasi serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


“Kami menghargai kebebasan setiap warga negara untuk menyampaikan kritik, pendapat, maupun masukan demi kemajuan daerah. Namun kebebasan tersebut harus dilandasi fakta, etika, serta tidak menimbulkan keresahan maupun perpecahan di tengah masyarakat,” tegas Saleh Tapa Rabu 15 Juli 2026.


Dalam poin kedua pernyataan sikap, lima ormas tersebut menuntut adanya tanggung jawab atas setiap informasi yang disampaikan kepada publik. Mereka menilai bahwa setiap pernyataan yang disebarkan oleh Syamsul Jahidin, khususnya yang berkaitan dengan Kabupaten Melawi dan Bupati Melawi, harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral.


Menurut mereka, penyampaian informasi yang tidak didukung fakta yang sah berpotensi merusak nama baik seseorang, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, hingga memecah persatuan yang selama ini telah terjaga di Kabupaten Melawi.


“Kami meminta agar setiap informasi yang disampaikan kepada publik benar-benar berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, disampaikan secara beretika, serta tidak mengandung unsur yang dapat merusak kehormatan seseorang maupun menciptakan konflik sosial,” lanjutnya.


Pada poin ketiga, lima ormas tersebut memberikan peringatan keras kepada Syamsul Jahidin selaku pemilik akun yang dinilai telah menyebarkan konten yang belum teruji kebenarannya.


Dalam pernyataan itu, mereka meminta Syamsul Jahidin untuk segera menghapus unggahan yang dimaksud, memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat, sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kabupaten Melawi.


Mereka memberikan batas waktu 3 x 24 jam sejak pernyataan sikap tersebut disampaikan.


“Kami meminta saudara Syamsul Jahidin segera menghapus konten yang tidak teruji, memberikan klarifikasi secara terbuka, serta memohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Melawi dalam waktu tiga kali dua puluh empat jam,” bunyi salah satu poin pernyataan tersebut.


Selain menyampaikan tuntutan, lima organisasi tersebut juga menegaskan komitmen bersama untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, serta keharmonisan masyarakat Kabupaten Melawi.


Menurut mereka, stabilitas daerah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat sehingga tidak boleh terganggu oleh informasi yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.


“Kami berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan Kabupaten Melawi sebagai rumah bersama seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang apa pun,” ujar Saleh Tapa.


Dalam poin berikutnya, lima ormas menyampaikan sikap bahwa kehormatan pemimpin daerah juga merupakan bagian dari kehormatan masyarakat Kabupaten Melawi.


Mereka menyatakan bahwa penghinaan maupun tindakan yang dinilai menyakiti Bupati Melawi dipandang sebagai bentuk penghinaan terhadap masyarakat Melawi secara keseluruhan.


“Menghina dan menyakiti Bupati Melawi sama juga dengan menghina dan menyakiti kami sebagai masyarakat Kabupaten Melawi,” tegas isi pernyataan tersebut.


Lebih lanjut, lima organisasi masyarakat tersebut menegaskan bahwa apabila tuntutan yang telah disampaikan tidak dipenuhi dalam batas waktu yang diberikan, mereka akan mengambil langkah sesuai mekanisme hukum yang berlaku.


Selain melalui jalur hukum, mereka juga menyatakan akan menempuh penyelesaian melalui lembaga adat sesuai ketentuan yang berlaku di Kabupaten Melawi.


Sebagai penutup, lima organisasi masyarakat tersebut mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Melawi untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta senantiasa bijak dalam menggunakan media sosial.


Mereka berharap ruang digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana membangun komunikasi yang sehat, menyampaikan kritik yang konstruktif, serta memperkuat semangat persaudaraan demi kemajuan Kabupaten Melawi.


“Pernyataan sikap ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap persatuan dan keharmonisan daerah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bijak dalam bermedia sosial, mengedepankan etika, menjaga persatuan, dan bersama-sama membangun Kabupaten Melawi yang aman, damai, dan semakin maju,” tutup Saleh Tapa.

Sudah Menempuh Mediasi, Pihak PT.Palma Adinusa Lestari Tidak ada Itikad Baik, Keluarga Pemilik Lahan Akan Tutup Jalan.

By On Juli 16, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar.Kamis 16/7/2026, Keluarga besar Almarhum  M.Nuh  dan Almarhum Babel di wakili Abdul gaparudin Menyampaikan, PT. Palma Adinusa Lestari Sampai dengan ini belum ada itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan klaim lahan di Desa Nanga pak, yang terletak Lahan Hutan di wilayah kiri kanan Sungai  Sopan, ahli waris sudah melakukan penyelesaian secara kekeluargaan melalui mediasi di kantor camat Sayan, kantor DPRD Melawi, hingga turun ke lapangan, dan pertemuan di Kopikoe Nanga Pinoh, akan tetapi sudah berbulan bulan ini, PT.Palma Adinusa Lestari tidak ada itikad baik untuk menyelesaikannya.


" Maka dari itu kesabaran ahli waris M.Nuh dan Babel sudah cukup dan akan melakukan penutupan akses Jalan PT. Palma Adinusa Lestari, tepatnya diperbatasan wilayah Desa Nanga pak dan Wilayah Desa Kerangan Purun,  jika dalam waktu dekat tidak ada itikad baik dari Perusahaan. Ahli waris juga meminta Kepada bupati Melawi dan Ketua DPRD Melawi Ketua Komisi 3 DPRD Melawi untuk bisa membantu memfasilitasi Penyelesiaan klaim lahan tersebut sebelum Ahli waris melakukan Tindakan Penutupan Akses jalan PT.Palma Adinusa Lestari  yang bergerak dibidang perkebunan sawit, pasalnya hingga hari ini belum ada itikad baik dari pihak perusahaan untuk menyelesaikan masalah lahan Hutan milik keluarga M.Nuh yang diduga dibabat/digarap perusahaan PT.Palma Adinusa Lestari padahal sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak perusahaan bahwa jika belum ada penyelesaian lahan Ahli waris jangan dulu digarap/digusur tapi tidak di indahkan oleh pihak perusahaan. 


Lanjut Hengki salah satu Cucu dari M.Nuh Menyampaikan hingga hari ini belum ada itikad baik dari Perusahaan PT.Palma Adinusa Lestari untuk menyelesaikan Permasalahan lahan milik keluarga M.Nuh dan Babel di wilayah kiri kanan Sungai Sopan, yang di garap/digusur Tanpa Izin."jelasnya.


" Dan pihak keluarga M.Nuh sudah mengajak pihak perusahaan tersebut untuk adu dokumen yang sah secara kepemilikan serta minta dibawa katanya pihak perusahaan ada terduga menyerahkan lahan tersebut, Hengki Pernah minta kepada pimpinan perusahaan saudara Pak Dedik Suhartono untuk cek lokasi  bertemu di lahan perkebunan yang telah di gusur, untuk menyelesaikan sengketa lahan yang sudah di klaim PT.Palma Adinusa Lestari, Tapi tidak ada respon dari perusahaan tersebut." Jelasnya.


Buyung bersamaan Joni, Keluarga besar dari Pemilik Tanah Almarhum M.Nuh dan Almarhum Babel, sudah merasa geram juga dengan pihak perusahaan, karena semakin pihaknya diam dan lemah, dari perusahaan seperti menginjak-injak pemilik lahan."Bahkan dari Perusahaan hingga hari ini  jangankan titik temu dalam menyelesaikan itikad baik, komunikasipun sudah tidak pernah lagi."ucapnya.Abd.

Polisi Sambangi Penjahit di Sungai Tebelian, Kapolres Sintang Ingatkan Waspada Modus Kejahatan Baru

By On Juli 13, 2026

 


Cybernews.id-Sungai Tebelian - Sintang. 

Di tengah teriknya matahari siang, Senin (13/7/2026), personel kepolisian justru memilih untuk mendekat ke masyarakat kecil. Kali ini, sasaran patroli bukan tempat-tempat rawan konvensional, melainkan usaha penjahit pakaian yang tersebar di wilayah Kecamatan Sungai Tebelian. Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman langsung kepada para perajin yang kerap menjadi target empuk pelaku kejahatan.


Dalam kesempatan tersebut, petugas tidak hanya berdialog santai, tetapi juga menyampaikan himbauan kamtibmas yang mendesak terkait maraknya tindak pidana yang belakangan sering terjadi di lingkungan usaha mikro dan menengah. Para penjahit diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus-modus baru yang mengincar kelengahan warga saat beraktivitas.


Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sungai Tebelian, IPDA Aprianus Sabari Tampe, S.H., menjelaskan secara terpisah bahwa pemilihan sasaran ke tukang jahit memiliki alasan strategis. Usaha penjahit seringkali menyimpan barang berharga seperti mesin jahit, kain pesanan, hingga uang tunai hasil kerja keras, namun minim sistem pengamanan.


Lanjut Kapolsek menambahkan, "Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita para penjahit tidak hanya sibuk mengejar target pesanan, tetapi juga sadar akan keamanan diri dan asetnya. Himbauan hari ini bersifat preventif; kami jelaskan pola-pola kejahatan yang sedang tren agar mereka bisa mendeteksi dini potensi bahaya. Keamanan lingkungan usaha adalah tanggung jawab bersama, dan polisi akan selalu hadir sebagai mitra untuk melindungi mata pencaharian masyarakat," tegas IPDA Aprianus.


Kegiatan patroli siang ini mendapat sambutan hangat dari para penjahit. Mereka mengapresiasi langkah proaktif kepolisian yang dianggap lebih menyentuh akar rumput. Dengan adanya dialog dua arah ini, diharapkan tercipta sinergi kuat antara aparat dan pelaku usaha kecil, sehingga Sungai Tebelian tetap kondusif dan bebas dari ancaman kejahatan yang meresahkan.


HMS Polsek STebelian. 

Editor : mit